Jumat, 04 Desember 2009

5 Tahap Sederhana Menganalisis Virus Komputer

Jakarta - Pernahkah direpotkan oleh virus yang menyerang komputer Anda? Sementara update antivirus kita belum mampu mengenali program jahat yang mangacau tersebut. Mengapa tidak mencoba iseng-iseng menganalisis sendiri? Ini dia tahap sederhananya.

Adang Juhar Taufik, Senior Vaksinis Vaksincom dalam seminar Vaksincom bertempat di Ancol, Jumat (4/12/2009), memberi penjelasan betapa sederhananya tahapan analisis virus yang menyusup pada komputer bersistem operasi Windows, khususnya jika yang menyerang virus lokal.

"Untuk virus lokal sendiri sebenarnya mudah untuk menganalisisnya, karena pasti karakterisitknya sama," ujarnya. Adang pun mengatakan bahwa pertama kita harus memiliki internet, untuk mencari tools-tools yang secara gratis bisa diunduh di beberapa situs.

Selain itu virus lokal juga bisa dilihat melalui list proses Windows melalui task manager, untuk melihat jenis file aneh yang running. Di samping itu kita juga bisa menganalisanya melalui registry tools (reg. edit).

"Untuk user yang lebih advanced ada 2 tools yang mungkin bisa digunakan yakni pack detection dan unpack program serta VB decompiler. Karena biasanya virus lokal berbasis VB," tambahnya.

Adang pun menjelaskan setelah kita memiliki tools-tools tersebut, kita bisa mulai menganalisa dengan tahapan-tahapan yang sederhana:
  1. Pahami dulu jenis virus yang menyerang: Icon apa yang disamarkan serta ukurannya.
  2. Pahami karakteristik virus. Apakah membuat file duplikat, menyembunyikan file, menginjeksi file, atau menampilkan pesan tertentu.
  3. Pahami cara kerja virus: Apa yang diubah virus, apakah registry, file induk yang dibuat, atau fungsi windows yang diblok.
  4. Pahami penyebaran virus: Apakah melalui USB flash disk atau folder yang di share, karena biasanya virus lokal menyusup melalui 2 media tersebut.
  5. Siapkan beberapa tools yang digunakan.
sumber DetikInet
Readmore »

Kamis, 19 November 2009

Menjaga Informasi Di Internet

Berikut beberapa Tips-Tips untuk menjaga Informasi Pribadi di Internet agar data pribadi anda tidak disalahgunakan oleh orang lain :
  1. Jangan memeberikan data pribadi secara bebas, hilangkan informasi pribadi dari profil publik. Jika memungkinkan, pilih agar informasi yang sifatnya pribadi terssebut terkunci dari mesin pencari.
  2. Hanya menerima online invitation dari orang yang dikenal secara pribadi;
  3. Hilangkan hal-hal pribadi dari poto-poto atau dokumen dari internet;
  4. Saat berinteraksi diInternet, berlaku sopan dan hindari ungkapan-ungkapan yang kasar;
  5. Foto-foto orang lain sebaiknya tidak dipajang diInternet tanpa izin orang yang bersangkutan.
  6. Untuk menghindari pencemaran nama baik, cukup mengirimkan sebuah email ke provider.
  7. Sebisa mungkin tidak memberikan nama sebenarnya, apabila perlu berikan nama yang umum;
  8. Hapus profil yang tidak diperlukan;
  9. Sebisa mungkin jangan memebrikan informasi pribadi di Internet, hindari foto-foto yang memalukan.
Sumber : Majalah CHIP
Readmore »

Rabu, 18 November 2009

Program Pascal Menggunakan If dan Case

Berikut merupakan program menggunakan Pscal dengan statemetn If dan Case :

CASE

program case1;
uses wincrt;
var nip,nama : string;
pendapatan,pajak : real;
gol : char;
begin
clrscr;
writeln('--------- DAFTAR PAJAK ----------');
writeln('_________________________________');
write ('NIP : ');readln(nip);
write ('Nama Karyawan : ');readln(nama);
write ('Golongan [A,B,C] : ');readln(gol);
write ('Pendapatan : ');readln(pendapatan);
case upcase(gol) of
'A' : begin
writeln('Golongan ini bebas pajak');
pajak := 0;
end;
'B' : pajak := 0.1 * pendapatan;
'C' : pajak := 0.2 * pendapatan;
else write('Salah melakukan Penginputan data ');
end;
writeln('Pajak : Rp. ',pajak:9:2);
end.

Tampilan saat case Di running


Sedangkan untuk program IF

program if1;
uses wincrt;
var nip,nama : string;
pendapatan,pajak : real;
gol : char;
begin
clrscr;
writeln('--------- DAFTAR PAJAK ----------');
writeln('_________________________________');
write ('NIP : ');readln(nip);
write ('Nama Karyawan : ');readln(nama);
write ('Golongan [A,B,C] : ');readln(gol);
write ('Pendapatan : ');readln(pendapatan);
if (gol = 'A' )or (gol = 'a') then
pajak := 0
else if (gol = 'B') or (gol = 'b') then
pajak := 0.1 * pendapatan
else if (gol = 'C') or (gol = 'c') then
pajak := 0.2 * pendapatan
else write('Salah melakukan Penginputan data ');
writeln('Pajak : Rp. ',pajak:9:2);
end.

Sumber Coder.web.id
Readmore »

Menghilangkan virus Mp3.exe

Komputer anda terdapat file nidji.mp3, obiemoesakh.mp3, vina.mp3 dan masih banyak lagi nama-nama lagu lainnya yang akan muncul bila file tersebut dihapus.

Bila benar bahwa di komputer anda terdapat file tersebut dengan icon yang mirip file-file lagu mp3 namun bila dilihat lebih teliti iconnya sangat berbeda, lebih berbentuk gambar petir.

File-file tersebut sebenarnya digandakan oleh file induknnya yang mendiami directory windows dalam komputer anda. File-file tersebut bernama : bootconfig.exe dan windebug.exe, namun kedua file tersebut bila dicari menggunakan perintah search *mp3.exe maka file tersebut tidak ditemukan, begitu juga dengan perintah *.mp3.

Lalu bagaimana cara menemukan file yang membuat file nidji.mp3, vina.mp3 dan file lainnya itu agar file tersebut hilang karena meskipun tidak berbahaya namun sangat mengganggu. Apalagi setiap kali menggunakan flash disk atau koneksi hp ke komputer, selalu saja ada file mp3 yang nongol. Mengesalkan bukan ?

Oke sekarang ikuti tips sederhana berikut ini untuk menghapus file induknya agar file-file mp3 lainnya tidak muncul kembali.

PERHATIAN !!! berhubung file induknya berada didalam folder windows tepatnya windows\system32 maka kemungkinan file-file yang berada di dalam folder windows tidak bisa dihapus dalam keadaan windowsnya aktif normal. Oleh karena itu system operasi dalam hal ini windowsnya harus dijalankan dalam keadaan safemode.

Bagaimana menjalankan windows dalam safemode ? Restart komputer anda kemudian saat komputer hidup kembali tekan saja tombol F5 pada keyboard kemudian gunakan panah keatas pada keyboard untuk memilih safemode kemudian tekan enter, dan tunggu hingga muncul pesan dan klik OK.

Setelah masuk di windows (safemode) klik Start-Search sehingga muncul jendela pencarian.

Selanjutnya klik pada All files and folders agar muncul jendela baru untuk memasukan nama-nama file yang akan dicari serta menentukan directory yang akan dicari dalam hard drive.

Karena file induk dari virus tersebut adalah berekstensikan exe maka carilah file tersebut dengan perintah untuk menemukan file yang berekstensikan exe saja.

Perintahnya adalah : *.exe, perintah ini diketikan pada All or part of the file name.

kemudian pada A word or phrase in the file biarkan saja kosong dan jangan diisi apa-apa.

Selanjutnya pada Look klik pada segitiga kecil untuk memilih Local Hard drives (C:;D:).

Setelah itu klik tab Search untuk melakukan pencarian terhadap file-file yang berekstensikan exe, tunggu hingga proses pencarian selesai.


Setelah proses pencarian file selesai, klik pada tab size yang berada di bagian header (judul) untuk mengurut tampilan file beradasarkan kapasitas file. Berhubung file tersebut memiliki kapasitas sebesar 56 KB maka setelah klik tab Size selanjutnya scroll ke bawah dan temukan file-file yang berukuran 56 KB..

Lalu perhatikan di sebelah kiri file bernama windebug dan bootconfig,

Langkah selanjutnya adalah memilih kedua file tersebut dengan cara tekan tombol CTRL dan tahan kemudian klik pada kedua file tersebut, dan yang terakhir klik Delete pada toolbar atau boleh juga dengan tekan Delete pada keyboard untuk menghapus kedua file tersebut.

sumber : belajar-ilmu-komputer.blogspot.com
Readmore »

Selasa, 17 November 2009

File

File merupakan kumpulan dari record digunakan agar data yang telah terkumpul dapat disimpan kedalam disk atau media penyimpanan.
Pada Pascal, terdapat 3 jenis file , yaitu :
1.File bertipe,
2.File teks,
3.File tidak bertipe.
Diantara ketiga jenis file diatas yang tidak dapat diakses secara acak adlah file teks.
Pascal menyediakan beberapa perintah yang digunakan untuk memelihara suatu file. Berikut beberapa prosedur dan fungsi yang berlaku untuk ketiga file tersebut :

1. Assign
Berfungsi untuk menghubungkan nama dari external file kedalam suatu variable, dideklarasikan sebelum perintah Rewrite atau Reset.
Syntax :
Assign (variable_file,nama_file);

2. Rewrite
Berfungsi untuk membuka dan menciptakan suatu file. Apabial didalam disk yang sama dengan nama file yang berkaitan dengan variable_file, maka isi file akan kosong.
Syntax:
Rewrite (variable_file);

3. Reset
Berfungsi untuk membuka file yang telah ada didisk, dan jika file yang dicari tidak ada, maka akan terjadi kesalahan atau eror.
Syntax :
Reset (variable_file);

4. Close

Digunakan untuk menutup file yang sedang aktif, bila program tersebut tidak dibutuhkan lagi.
Syntax ;
Close (variable_file);

5. Erase
Digunakan untuk menghapus file, bias digunakan jika file tersebut dalam keadaan tertutup. Sedangkan jika terbukaakan menyebabkan eror.
Syntax :
Erase (variable_file);

6. Rename
Digunakan untuk mengganti nama file yang ada didalam disk lain.
Syntax :
Rename (variable_file);

7. End of File (EOF)
Digunakan untuk mengetahui status dari suatu file, apakah proses telah mencapai posisi terakhir atau tidak.
Syntax :
EOF (variable_file) : Boolean ;

1. File Bertipe
File bertipe merupakan file yang diakses secara urut dan secara acak. File bertipe dapat didefinisikan dengan bentuk :
File Of tipe_data
Dengan ipe data dapat berupa sembarang tipe, kecuali file.
Contoh :
Type
Datapeg = Record
Nip : string (5);
Nama : string (30);
Bagian : string (15);
End;
Var
File_pg = file Of DataPeg;
Prosedur dan fungsi dapat digunakan pada file bertipe :

2. Write
Digunakan untuk merekam data dari variabel record kedalam file disk.
Syntax :
Write (variabel_file, variabel_komponen);

3. Read
digunakan untuk membaca data dair file kedalam variabel record yang telah dideklarasikan
Syntax :
Read variabel_file, variabel_komponen);

4. Seek
Digunakan untuk menempatkan petunjuk record (pointer) kerecord yang diinginkan.
Syntax :
Seek (variabel_file, variabel_record);

3. File size
Digunakan untuk memperoleh ukuran file.
Syntax :
fileSize (variabel_file);

4. FilePos
Digunakan untuk memperoleh posisi pointer / record file.
Syntax :
FilePos (variabel_file);


2. File Teks
File teks merupakan jenis file yang hanya bisa diakses secara berurutan saja. File teks adalah file yang berisi karakter – karakter yang disusun dalam bentuk baris dan harus diakhiri dengan EoLndan isi dari file teks dapat dilihat dengan menggunakan perintah internal DO, yaitu dengan perintah type atau dengan pengolah kata. File teks didefinisikan dengan bentuk :
Var :
Variabel_file : Teks ;
Fungsi dan prosedur yang digunakan dalam file teks adalah sebagai berikut :

3. Reset
Digunakan untuk membuka suatu file untuk dibaca.
Syntax :
Reset (variabel_file);

4. Rewrite
Digunakan untuk membuka suatu file untuk ditulis.
Syntax :
Rewrite (variabel_file);

a. Write dan WriteLn
Digunakan untuk menulis kedalam file.
Syntax :
write (variabel_file, item_1 [item_2, … item_n]);
writeLn (variabel_file, item_1 [item_2, … item_n]);

b. Read dan ReadLn
Digunakan untuk membaca isi suatu file teks.
Syntax :
Read (variabel_file, item_1 [item_2, … item_n]);
ReadLn (variabel_file, item_1 [item_2, … item_n]);

c. Append
Digunakan untuk menambah isi suatu file teks.
Syntax :
Append (variabel_file);

3. File Tidak Bertipe
File tidak bertipe merupakan file yang megakses langung ke media penyimpanan tanpa adanya pengenalan record dan sebagainya seperti yang ada pada file bertipe dan file teks.
File tidak bertipe didefinisikan sebagai berikut :
Var
Variabel_file : File ;

Fungsi dan prosedur pada file tidak bertipe adalah sebagai berikut :
1. Reset and Rewrite
Digunakan untuk membuka file untuk dibaca dan ditulis.
Syntax :
Reset (variabel_file [, ukuran record] ) ;
Rewrite (variabel_file [, ukuran record] ) ;
Dimana ukuran record adalah besar suatu data sekali pembacaan atau penulisan pada disk.

2. BlockRead
Digunakan untuk membaca isi file.
Syntax :
BlockRead ((variabel_file, Buffer, Jumlah [ , JumBaca] ) ;
Buffer adalah penyimpanan yang tipe variabelnya disesuaikan dengan jumlah data yang dibaca. Jumlah adalah yang akan dibaca dari file. JumBaca adalah option yang dapat dipakai atau tidak.

3. BlockWrite
Digunakan untuk menulis kedalam file.
Syntax :
BlockWrite (variabel_file, Buffer, Jumlah [ , JumTulis] ) ;
Buffer adalah penyimpanan yang tipe variabelnya disesuaikan dengan jumlah data yang ditulis. Jumlah adalah yang akan ditulis dari file. JumTulis adalah option yang dapat dipakai atau tidak.

Berikut merupakan contoh Program Dengan Pascal untuk mencari bilangan 2,4,6,8,16,32, bisa dodownload disini
Readmore »

Belajar Pascal

Bagi siapa aja yang kepengen belajar Bahasa Pemrograman Pascal dapat di download Turbo Pascalnya di sini.
Berikut saya sertakan beberapa contoh program-program Pascal untuk mencari Volume Kerucut, Luas Segitiga dan keliling lingkaran, jika pengen mendownload klik disini
Readmore »

Senin, 16 November 2009

Matematika Diskrit

Temen-temen berikut aku upload materi Matematika Diskrit pada pertemuan ke 3 dan 4, sebenarnya aku juga ga ikut kuliah sih...hehehehe...abis cape' banget pengin istirahat, tidur... materi ini aku dapetin dari blog dasenku Bapak Arif Wicaksono bagi temen-temen yang pengen mempelajarinya bisa download materinya di blog ini atau bisa juga download di blog dosenku...

nih materi pertemeuan ke 3

dan ini materi pertemuan ke 4
Readmore »

 
Copyright 2009 | .:: Komputer & Bahasa Pemrograman ::.
Simple Newspaper Template designed by Fehry